perjalanan
menuju naskah Kuno (daerah Sasak).
Assalamualaikum
Wr. Wb.
Hello
Guys !!
Kali
ini saya akan berbagi cerita menarik loh buat teman-teman semua !
Saya
akan menceritakan pengalaman perjalanan saya terhadap pencarian sesuatu yang
berperan penting dalam budaya daerah Negara kita. Sebelum saya masuk ke inti
cerita, saya yakin pasti di setiap daerah kalian terdapat warisan budaya daerah
kalian masing-masing kan? Nah, salah satu warisan budaya yang perlu kita
ketahui yaitu disebut naskah kuno. Dari namanya itu saja mungkin sudah ada
bayangan tersendiri bagi kalian guys, atau mungkin menarik untuk kita ketahui
isinya. Oke, jika kita berbicara naskah kuno, itu artinya kita
berbicara tentang warisan budaya daerah Negara kita. naskah kuno dapat berisi
sejarah daerah kita ataupun pesan moral yang dapat kita petik dari isinya.
naskah kuno tidak bisa kita temui sembarangan karena hanya orang-orang tertentu
saja yang memiliki dan membaca isi naskah tersebut. Nah, mungkin dengan penjelasan
sekilas terkait naskah kuno di atas bisa menarik perhatian kalian untuk membaca
artikel singkat ini. pada artikel ini, penulis akan menuliskan pengalaman
singkat nya dalam mencari tahu tentang naskah kuno .
Gambar . perjalanan pencarian naskah kuno
Dalam
mencari naskah kuno bukan perihal yang mudah untuk kita temukan guys karena
tidak semua orang memiliki warisan budaya tersebut. Akan tetapi karena saya dan
teman –temaan saya penasaran dengan peninggalan warisan budaya daerah sendiri,
kamipun berniat sepenuhnya mencari tahu. Kami mencoba mencaritahu tentang
naskah kuno yang dimiliki oleh salah seorang sesepuh dari keluarga sederhana
yang bertempat tinggal di kota mataram tepatnya di daerah Monjok, NTB
(Nusa Tenggara Barat ) atau dengan akrab nyya yang biasa kita dengar yaitu
berada pada wilayah Lombok. di wilayah Lombok bukan hanya keindahan saja
yang tersedia melainkan mempunyai warisan budaya dengan berbagai jenis sari
daerah yang berbeda. nah pada artikel ini, saya akan membahas terkait naskah
kuno, akan tetapi saya akan membahas terlebih dahulu perjalanan dan perjuangan
saya dan teman-teman saya dalam mencaritahu tentang sebuah naskah kuno. baiklah
di bawah ini telah dijelaskan terkait perjalanan kami dalam mencari naskah kuno
.
Pada
hari Minggu tanggal 20 Oktober 2019, tepatnya pukul 13.10 saya dan teman saya
mendatangi rumah teman saya yang berada di Rembige (kota Mataram). Akan
tetapi bukan berarti naskah kuno ada di sana guys, melainkan teman saya
tersebut mengetahui tempat persisnya pemilik naskah kuno yang kami tuju. Akan
tetapi kami tidak langsung bertemu dengannya, karena ketika kami sampai di
tempat tinggalnya, kami dibertahu oleh ibunya bahwa Ia belum pulang kerja. Saya
pun tetap berniat untuk tetap menunnggunya walaupun badan terasa lelah,
mata mengantuk dan sebagainyaa, walaupun demikian, rasa penasaran saya untuk
mengetahui istilah menarik naskah kuno daerah Lombok lebih besar dari
pada itu semua, kami menunggu hinga pukul 16.30 . tepat pukul 16.35 Ia pun
muncul dan alagkah kecewanya lagi ternyata Ia mengatakan pada saya bahwa
kepergian kami menuju Rumah pemilik Naskah kuno tersebut ditunda menjadi
besok siang saja, karena menurut informasi yang Ia dapat bahwa pemilik
nya sedang ada acara keluarga. Saya dan teman sayapun pulang dengan rasa
kekecewaan. Akan tetapi kembali ke niat awal kami, bahwa kami sangat ingin
mencari tahu salah satu warisan budaya Lombok (sasak). Keesokan harinya,
setelah pulang dari kuliah tepatnya pukul 15.00 sayapun segera sholat ashar dan
segera mandi untuk siap-siap menuju tempat tujuan kami. Tepat pukul 15.30
kami berangkat kembali ke tempat tinggal teman saya yang kemarin kami datangi
untuk mencari tahu terkait naskah kuno tersebut. Kamipun tiba di sana 16.30 dan
itupun tidak langsung bertemu dengan teman kami yang mengetahui tempat
tersebut. Kami harus menunggu dia lagi karena memang dia mempunyai kerja
tambahan pada hari itu. Dia pun tiba pukul 17.30 dan kami berangkat
ke tempat tujuan (Monjok) pukul 17.35. kami melewati beberapa Desa, lampu merah
dan beberapa petak Sawah yang indah untuk menuju kediaman
pemilik Naskah Kuno tersebut. Ditengah perjalanan kamipun bercerita dan
bercanda dengan rasa yang tidak sabar lagi untuk melihat wujud dari salah satu
warisan budaya sasak yang biasa disebut dengan naskah kuno. Kamipun sampai ke
tempat Tujuan pada pukul 18.18 menit. Setibanya di Rumah pemilik Naskah
tersebut,kami bertemu dengan beberapa orang juga yang sedang mencari tahu
tentang naskah kuno itu pula, dan kebetulannya lagi itu adalah orang yang saya
kenal. Kami pun secara bersama-sama langsung bersalaman dengan Ibu yang
lumayan berumur yang menyambut kedatangan kami . beliau merupakan Adik kandung
dari pemilik naskah tersebut atau biasa dipanggil dengan nama Pak Aseh.
Ibu itu sendiri bernama Ibu Ani . beliau merupakan seseorang yang Ramah, akan
tetapi memiliki keterbatasan pada penglihatannya. Beliau mengatakan bahwa Ia
tidak bisa melihat secara jelas dengan lawan bicaranya, untuk
itu kami pun memakluminya. Beliau mengatakan bahwa Pak Aseh sedang tidak ada di
Rumah lantaran Beliau sedang bekerja di sawah dan Beliau pulang ketika hari
gelap. Nah, lagi dan lagi kekecewaan itu hadir.kami tidak bertemu dengan pak
Aseh selaku pemilik dan yang bisa membaca isi naskah Kuno. Tidak lama kemudian,
tiba seorang wanita yang bisa dibilang tidak terlalu berumur dan dia mengatakan
dan mempertegas kembali kepada kami dengan ramah bahwa pak Aseh akan
pulang dari Sawahnya pada malam hari. Ibu Ani dan wanita itu pun dengan
ramah menyuruh kami datang malam ataupun besok sore lagi kesana.
Setelah
kami ingin menaiki kendaraan menuju jalan pulang kamipun berniat untuk
menghampiri pak Aseh di sawah (tempat kerja ) yang lumayan jauh dari tempat
tinggal beliau. Kamipun bersepakat untuk menghampiri Pak Aseh untuk mengetahui
secara gambaran umum/ penjelasan sekilas terkait isi naskah yang dimiliki
Beliau. Kamipun melewati desa-desa dan melewati jembatan yang berukuran lumayan
panjang. Setelah itu kamipun sampai di sawah tempat kerja pak Aseh. Kamipun
melihat dari jauh Pak aseh sedang berkerja mengambil rumput. Kami menghampiri
beliau dan bersalaman serta sedikit basa basi sebelum menuju kepada pembicaraan
terkait tujuan kami. Setelah 40 detik berbincang saya pun mengutarakan tujuan
kami mendatangai beliau bahkan sampai menghampiri beliau ke tempat kerjanya.
Sebelumnya kami meminta maaf kepada beliau karena sudah mengganggu waktu beliau
yang sedang bekerja , syukurnya beliau sangat tidak keberatan dengan kedatangan
kami. Beliaupun dengan ramah menjelaskan sekilas dan gambaran umum terkait
Naskah yang beliau miliki yang biasa beliau sebut lontar (karena naskah
tersebut menggunakan daun lontar). Naskah tersebuttt berjudulll …..rahasia guys
. intinya yang harus kalian tahu judul yang saya akan bahas selanjutnya
ini akan sangat bermanfaat untuk kalian jadikan pengetahuan. Saya akan
menceritakan isi naskah kuno tersebut di postingan selanjutnya .
Gambar. Wawancara gambaran umum naskah dengan Pak Aseh
Ok
guyssss, cerita terkait isi dan sejarah singkat tentang naskah kuno tersebut
akan kita bahas pada postingan selanjutnya yah …!! Jangan lupa baca terus
yahh Karena tulisan tentang naskah kuno ini sangat penting
untuk kita ketahui bersama dan dijamin akan sangat bermanfaat.



Artikelnya bagus mbak.
BalasHapusDitunggu yah postingan selanjutnya π
mksh. ok segera.
HapusIsi Artikel ini sangat memotivasi...ditunggu postingan lainnya tentang naskah kuno
BalasHapusmksh mbak. pasti akan secepatnya
HapusInformasinya sangat bermafaat, menjadi motivasi saya untuk menggali lagi tetang budaya yang disimpan oleh leluhur saya
BalasHapuside yang bagus mbak. mksh mbak
HapusPerjalanan yang seru, saya tunggu cerita perjalanan selanjutnya. Sukses terus dan jangan lupa lestarikan budaya dan adat-istiadat peninggalan nenek moyang kita.
BalasHapussiap mas ! mksh atas komentarnya.
BalasHapusSangat memotivasi
BalasHapusSangat memotivasi
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusOK, Makasih mbak.
BalasHapusIsi artikel ini sangat memotivasi terutama buat saya untuk mempelajari naska kuno yang ada di daerah saya
BalasHapusalhamdulillah kalau begitu mbak. semoga bermanfaat untuk kita semua
BalasHapusArtikel ini sangat bermanfaat karena berisi tentang sejarah budaya daerah kita, sehingga kita tidak miskin ilmu akan sejarah budaya yang ada didaerah kita
BalasHapusalhamdulillah. mksh atas komentarnya. pendapatnya sangat tepat untuk era milenial ini
BalasHapusMksih ats infonya mbak... jadi mkin tahu tentang warisan budaya yg ad di Indonesia
BalasHapussama2. alhamdulillah jika bermanfaat buat kita semua
BalasHapusArtikelnya Menarik Dan Sangat Sembuat Saya Penasaran Dengan Cerita Selanjutnya
BalasHapusmakasih mas atas komentarnya. secepatnya saya aka memosting cerita selanjutnya
BalasHapusNgeriiiii bahasannya naskah kuno π±
BalasHapusTapi jadi penasaran dengan naskahnya π
hahahaha iyah mbak, penasaran sama buadaya sendiri itu sangat bagus.
HapusArtikel ini sangat menarik untuk dibaca. Semoga banyak artikel tentang budaya sasak
BalasHapusok mbak mkasih atas komentarnya, pastinya mbak.
BalasHapusArtikel ya menarik sekali
BalasHapusiyah mas, mudah-mudahan bisa memotivasi kita semua untuk mencaritau tentang warisan budaya kita semua.
BalasHapusCeritanya menarik mba' ditunggu kelanjutanya yah. . .
BalasHapusok siap mbak. makasih sudah membaca artikel nya. semoga bermanfaat
BalasHapusSangat menarik perhatian pembaca
BalasHapusInformasi yang menarik dan penting untuk generasi sekarang.
BalasHapusInformasi yang sangat bermanfaat terutama untuk para remaja yang sekarang dikuasai budaya asingπ
BalasHapus